Pentingnya Subspesialis Dokter Bedah Toraks dan Kardiovaskular, Simak Yuk!

Heartology Cardiovascular Center

Dokter bedah toraks dan kardiovaskular yang ada di rumah sakit mempunyai tugas sebagai dokter spesialis yang bertanggungjawab terhadap beragam penyakit yang dirasakan oleh organ dada seseorang. Untuk menjadi dokter spesialis ini, diperlukan latar belakang pendidikan dokter umum, spesialis bedah toraks, kardiak, dan vaskular. Karena cakupannya luas, spesialis ini dibagi menjadi beberapa divisi seperti berikut.

Beberapa Sub Spesialis Bedah Toraks dan Kardiovaskular

Seperti yang telah disebutkan, cakupan bidang kerja dari dokter spesialis bedah dan kardiovaskular ini memang cukup luas. Maka dari itu, spesialisasi ini perlu dibagi ke dalam beberapa divisi yaitu bedah jantung umum, bedah dada, dan bedah jantung akibat penyakit bawaan. Setiap divisi dapat menangani operasi yang sesuai dengan fokus divisinya masing masing.

Untuk bedah jantung umum, melakukan penanganan pada berbagai jenis operasi gangguan jantung yang dialami oleh orang dewasa. Bisa berupa penyakit katup jantung, gagal jantung, hingga jantung koroner. Sementara dokter bedah dada bisa menangani jenis operasi yang berkaitan dengan gangguan pada area dada.

Gangguan pada area dada bisa terjadi pada dinding dada, diafragma, paru paru, maupun esofagus. Nah salah satu tugas dokter bedah toraks dan kardiovaskular sub spesialis bedah jantung adalah juga menangani penyakit bawaan jantung yang anda alami sedari kecil. Di samping itu, ada juga dokter spesialis ini yang mendalami bidang transplantasi organ dalam rongga dada.

Penyakit Apa yang Bisa Ditangani ?

Melihat dari banyaknya cakupan bidang kerja dan sub spesialis yang dimiliki dokter spesialis satu ini, lantas sebenarnya penyakit apa saja yang dapat ditangani ? Bisa dibilang bahwa dokter spesialis ini, mempunyai kompetensi menangani berbagai kondisi yang berhubungan dengan jantung dan kardiovaskular.

Beberapa penyakit yang dapat ditangani antara lain masalah pada jantung, serangan jantung, penyakit jantung bawaan, kelainan irama jantung, aneurisma aorta, kanker pada area dada, emfisema berat, hernia hiatus, gangguan menelan, syok kardiogenik, dan pneumothorax. Untuk mengetahui mana penyakit yang diderita pasien, dokter bisa melakukan pemeriksaan tambahan.

Pemeriksaan tambahan yang umum dilakukan untuk mendiagnosis pasien dengan risiko penyakit jantung dan kardiovaskular yaitu tes darah dan urine, CT scan, MRI, angiografi, rontgen dada, USG doppler, biopsi jantung, dan EKG atau elektrokardiogram. Pemeriksaan tambahan tersebut dilakukan setelah melalui pemeriksaan fisik.

Apa Saja Tindakan yang Bisa Diambil Oleh Seorang Dokter Spesialis Jantung?

Apabila serangkaian pemeriksaan fisik maupun pemeriksaan penunjang sudah dilakukan dokter bedah toraks dan kardiovaskular, dan sudah menemukan hasilnya. Maka dokter bisa melakukan berbagai tindakan medis untuk menangani masalah pasien. Tentunya langkah penanganan tidak selalu berakhir pada tindakan operasi.

Bahkan dokter umumnya menyarankan langkah penanganan non bedah terlebih dahulu, misalnya dengan memberikan obat obatan dan menyarankan perubahan gaya hidup. Jika nantinya diperlukan, dokter akan melakukan prosedur medis minimal invasif guna mengatasi kondisi pasien.

Jadi, mengalami permasalahan jantung tidak selalu berakhir pada prosedur operasi pembedahan yang berisiko. Terlebih saat ini bahkan teknologi canggih sudah tersedia untuk meminimalisir sayatan ketika operasi. Mencari teknologi canggih seperti ini tidak perlu jauh jauh, Heartology Cardiovascular Center di Jakarta juga memilikinya yang dijalankan oleh tim dokter ahli.

Di Heartology, sudah ada tim dokter spesialis yang memiliki keahlian di bidang bedah toraks dan kardioaskular, yaitu dr Dicky Aligheri, Sp.BTKV (K) dengan Subspesialisasi Bedah Vaskular & Endovaskular (Aorta Surgical & Intervention) dan Bedah Gagal Jantung dan Instrumentasi Support Sirkulasi. Beliau juga merupakan anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Himpunan Bedah Toraks Kardiovaskular Indonesia, Fellow of Indonesian Heart Association (FIHA).

Buat janji dengan dr Dicky Aligheri disini dan temukan jadwal prakteknya yang sesuai dengan kebutuhan anda untuk berkonsultasi.